Jangan percaya mitos bahwa pria selalu lebih baik dalam hal menyetir dibanding wanita, asal belatih dengan baik wanitapun bisa selincah pria ketika mengemudikan mobil.

Selama ini mobil, khususnya yang bermesin manual identik dengan sifat maskulin pria. Tak heran jika kita jarang sekali mendapati wanita menyetir mobil terlebih mobil-mobil garang macam Daihatsu Terios. Sebenarnya ini hanyalah soal pembiasaan, ya wanita belum terbiasa mengendarai mobil sendiri.

Ada banyak alasan yang membuat wanita ogah menyetir mobil, mulai dari lelahnya mengemudi mobil manual hingga ketakutan akan terjadinya kecelakan. Belum lagi belajar mengemudi mobil juga tak semudah sepeda motor, ada banyak bagian yang harus diingat dan jika lupa sebentar saja tabrakan bisa terjadi.

Tapi tenang, semua itu bisa diatasi dengan latihan yang benar. Bagaimana tips berlatih dan mengendari mobil untuk wanita? Simak ulasannya dibawah ini:

1. Jangan belajar mengemudi dengan ayah, suami atau kakak tapi carilah instruktur mengemudi yang handal.

Keluarga atau orang dekat biasanya tidak sabaran dengan kelambanan kita dalam belajar, walhasil kita sering melupakan hal-hal penting seperti memindah gigi atau bahkan salah menginjak rem pada mobil matic, berbahaya bukan? Intinya kamu perlu belajr dari seseorang yang memang profesional dalam mengajar mengemudi. Para pengajar profesional paham bagaimana membuatmu lihai menyetir tanpa rasa khawatir.

2. Berlatih sesering mungkin seorang diri akan membuatmu lebih berani dan percaya diri.

Jangan berharap langsung lihai mengemudi hanya karena sudah berlatih selama beberapa hari. Mengemudi itu soal pengalaman, jadi berlatihlah sesering mungkin. Sehingga kamu dapat membiasakan diri memegang setir, serta melakukan hal-hal sederhana seperti menyalip mobil, menghadapi tikungan atau menyeberang ke sisi lain jalan. Hal-hal seperti ini tidak mudah dipelajari lho.

3. Coba perdalam ilmu memarkirkan mobil mulai dari model tegak lurus, miring dan paralel. Menguasai soal parkir ini artinya kamu lulus jadi pengemudi handal.

Kata mereka yang belajar mengemudi, soal parkir ini jadi momen-momen paling menegangkan. Jika belajar menyetir hanya memerlukan beberapa hari, urusan parkir ini mungkin butuh waktu hingga berbulan-bulan. Sebabnya tidak lain karena jenis parkir yang beragam, yang paling sulit adalah paralel. So, minta instrukturmu untuk mengajari soal parkir paralel ini, atau baca saja artikel Tips Dasar Parkir Sesuai Jenis Tempat Parkir ini.

4. Saat belajar menyetir dan salah menginjak rem atau memindahkan gigi, jangan panik! Rasa cemas justru bisa membuat konsentrasimu buyar.

Pasti sudah jutaan kali kamu mendengar soal “mengemudi mobil itu sangat berbahaya”, ini memang benar adanya tapi jika kamu terus menerus takut justru akan membuat diri lebih cemas. Cobalah untuk rileks saat sedang mengemudi. Bahkan ketika melakukan sesuatu yang salah. Orang umumnya memang gugup ketika pertama kali mengemudi. Ambil nafas dalam-dalam dan konsentrasi dengan langkah-langkah yang mesti dilakukan.

5. Fokus untuk menghilangkan kecemasan memang penting, tapi jangan lupa untuk memperhatikan sisi kanan kiri dan belakang.

Saat berada dijalanan kita tidaklah sendirian, ada pengguna jalan lain yang juga berada disekitar mobil. Jangan coba-coba menelepon sembari mengemudi atau bahkan bercermin, sedikit saya matamu berbelok dari spion bisa saja tubrukan terjadi, baik dari arah belakang, samping bahkan depan.

Jangan percaya mitos bahwa pria selalu lebih baik dalam hal menyetir dibanding wanita, asal berlatih dengan baik wanitapun bisa selincah pria ketika mengemudikan mobil.

Source: http://daihatsu.co.id/